Sekolah lapang tentang bio-intensif versi IPB sebenarnya bukan program tunggal dengan nama resmi tertentu, tapi merupakan model pendekatan pelatihan lapang yang dikembangkan dan diterapkan oleh IPB University melalui riset, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi dengan petani.
Berikut penjelasan yang bisa Anda jadikan referensi :
1. Konsep Bio-Intensif ala IPB
Pendekatan bio-intensif yang dikenalkan IPB adalah sistem pertanian yang:
Mengoptimalkan proses alami (biologis & hayati)
Mengurangi ketergantungan pada input kimia
Memanfaatkan bahan organik lokal
Menggunakan pendekatan ekosistem (tanah–tanaman–mikroba)
Contohnya pada padi:
Bio-imunisasi tanaman
Pupuk organik & mikroorganisme lokal
Minim pestisida kimia (Kantor Berita Sawit)
2. Sekolah Lapang (Farmer Field School) versi IPB
Model sekolah lapang yang sering digunakan IPB memiliki ciri:
a. Belajar langsung di lahan
Praktik nyata, bukan teori kelas
Observasi tanaman dari awal sampai panen
b. Berbasis masalah petani
Fokus pada persoalan nyata:
Hama
Tanah rusak
Ketergantungan pupuk kimia
c. Metode partisipatif
Petani = subjek (bukan objek)
Diskusi, eksperimen, dan evaluasi bersama
➡️ Model ini juga digunakan dalam berbagai program seperti:
Sekolah Lapang Hama & Penyakit
Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) (Jurnal IPB)
3. Contoh Materi Sekolah Lapang Bio-Intensif (IPB Style)
Biasanya dibagi dalam beberapa modul:
1. Ekologi Tanah
Struktur tanah hidup
Mikroorganisme lokal (MOL)
2. Pembuatan Input Organik
Kompos
POC (pupuk organik cair)
Bioaktivator dari limbah lokal (Sekolah Vokasi IPB)
3. Budidaya Bio-Intensif
Jarak tanam optimal
Pola tanam sehat
Tanaman refugia
4. Pengendalian Hama Alami
Biopestisida
Predator alami
5. Analisis Agroekosistem
Pengamatan rutin
Pengambilan keputusan berbasis data lapang
4. Tujuan Sekolah Lapang Bio-Intensif
Meningkatkan produktivitas tanpa merusak lingkungan
Mengurangi biaya produksi petani
Membangun kemandirian input (pupuk, pestisida)
Mendorong pertanian berkelanjutan
5. Insight Penting (Kunci Sukses)
Dari pendekatan IPB:
👉 Bukan sekadar “organik”, tapi:
Efisien
Ilmiah
Adaptif lokal
👉 Kuncinya:
Data lapang
Eksperimen petani
Pendampingan intensif
6. Relevansi untuk Anda (Klaten)
Ini sangat cocok dikembangkan jadi:
Program Sekolah Lapang Petani Muda Klaten
Program BUMDes (unit pertanian organik)
Kurikulum “Taruna Tani Muda”
